Categories
Berita news-nasional

Ribuan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Membanjiri Semarang:Ekonomi Rakyat Menggeliat

Dalam 4 hari terakhir ini, kota Semarang menjadi semarak karena kehadiran ribuan dokter sebagian besar dokter spesialis  penyakit dalam, mengikuti Kongres Nasional Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Kopapdi) 13-17 Juli 2022. Kopapdi ajang terbesar 3 tahunan, karena Pandemi Covid-19, Kopapdi tertunda 1 tahun. Kegiatan Kopapdi sendiri   terdiri dari  sidang organisasi untuk memilih ketua umum dan ketua kolegium Baru serta pembahasan program kerja, workshop, simposium ilmiah, temu ilmiah dan berbagai kegiatan olah raga. Tercatat lebih dari 6000 peserta, 2293 dokter hadir secara langsung ke Kota Semarang sisanya hadir daring.  Karena jumlah peserta yang lebih dari 1000 orang maka disyaratkan oleh Satgas setempat semua peserta yg hadir harus dilakukan swab antigen sebelum hadir ke venue.

Keputusan yang berani untuk melakukan kegiatan secara hybrid dengan menghadirkan lebih dari 2000 peserta diambil oleh panitia dan PB. Hal ini  untuk memberikan contoh bahwa dengan sudah mendapatkan vaksin booster dan sehat saat tiba di lokasi dan tetap menjaga prokes tidak ada kendala untuk melakukan kegiatan akbar seperi Kopapdi ini.

Semangat PB saat keputusan ini juga mulia agar dokter jadi contoh bahwa tidak usah takut dengan pandemi. Pandemi tidak boleh jadi momok buat masyarakat untuk beraktifitas. Keberadaan ribuan dokter ke Semarang pasti akan membangkitkan ekonomi rakyat. Dengan hadirnya ribuan dokter di Semarang dalam 4 hari ini membuat stok mobil rental jadi habis bahkan  pengusaha rental  harus mencari mobil rental tambahan. Penerbangan dari dan ke Semarang juga penuh  seputaran tanggal tersebut. Hotel2 berbintang juga full booked.  Tempat2

kuliner diserbu oleh dokter yang umumnya membawa keluarga. Restoran favorit akan full booked dalam 4 hari  terakhir, masyarakat Semarang juga maklum

bahwa kotanya sedang di serbu para  dokter penyakit dalam ini. Hotel2 penuh. Kampung Batik Semarang dan pusat oleh2 juga di serbu oleh  para dokter terutama makanan khas Semarang lumpia dan bandeng. Ekonomi di kota Semarang dan sekitarnya  bergerak, hal

ini juga disampaikan oleh Pak Walikota Semarang saat melepas peserta fun bike Kopapdi. Walikota Semarang dan Gubernur Jawa Tengah turut menyambut para dokter peserta Kopapdi ini. Beliau bangga atas kehadiran ribuan dokter spesialis penyakit dalam dari seluruh Indonesia ke daerahnya.

Kehadiran dan keberanian ribuan dokter penyakit dalam ke Semarang menginspirasi organisasi profesi untuk melakukan kegiatan pertemuan nasional minimal secara hybrid. Para peserta pasti akan mencoba kuliner setempat, perlu mobil, perlu beli oleh2 dan ini akan menggerakan roda perekonomian lokal. Kalau dokter spesialis penyakit dalam yang sehari2 menangani pasien Covid-19 berani hadir luring untuk kegiatan bersama seperti ini mustinya siapapun juga berani untuk melakukan hal yang sama. Tetapi tentu dengan syarat yang ketat *sudah booster, swab skrining tetap prokes_

Ayo anggota IDI bangkitkan ekonomi rakyat seperti yang telah dicontohkan oleh PAPDI.

Selesai Kopapdi, sebagian masyarakat Semarang tersenyum, anggotapun Papdi kembali ke daerah asalnya untuk mengabdi untuk bangsa…

 

Salam sehat

 

Ari Fahrial Syam

Anggota PAPDI hadir di Semarang