Satgas Penanganan Covid-19 IDI Sebut Indonesia Telah Memasuki Gelombang Tiga Covid-19

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Dr. Zubairi Djoerban, SpPD KHOM menilai, saat ini Indonesia masuk gelombang tiga covid-19.

Kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI tersebut, Indonesia telah berhasil memasuki gelombang tiga covid-19 lantaran adanya kenaikan kasus.

Profesor Zubairi Djoerban menuturkan, selain adanya kenaikan kasus Covid-19 saban hari, Bed Occupancy Rate (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur serta positify rate juga menurutnya naik.

Selain itu, dia menilai, adanya klaster juga salah satu tanda bahwa saat ini telah masuk gelombang tiga covid-19.

“Bagi yang mengira kita telah masuk gelombang tiga, ya kita telah ‘berhasil’ memasukinya,” ujar dia, seperti dikutip dari cuitan @ProfesorZubairi, Prof.  Zubairi Djoerban telah memberi izin Pikiran-Rakyat.com untuk memberitakannya.

“Kasus naik tiap hari, BOR dan positivity rate juga, plus klaster,” ujarnya lagi.

Kendati demikian, Ketua Satgas  Pengananan Covid-19 IDI tersebut meminta masyarakat tidak panik.

Pasalnya, menurut dia, gelombang tiga covid-19 tersebut bisa diatasi sebelum keadaan semakin memburuk.

“Tapi jangan panik. Kita bisa atasi sebelum jadi lebih buruk,” tutur dia.

“Pemutusan rantai penularan harus dilakukan cepat dan efisien,” ucap Profesor Zubairi Djoerban.

Hingga 31 Januari 2022 dilaporkan kasus aktif Covid-19 di negeri ini bertambah 6.878 orang sehingga mencapai 68.596 orang.

Sementara itu, jumlah terkonfirmasi virus Corona bertambah 10.185 orang, sehingga pasien terkonfirmasi hingga 31 Januari 2022 mencapai 4.353.370.

sumber : pikiran rakyat.com