Categories
Berita news-nasional

Wajah Baru di HBDI Ke-114, Bernama IDI Reborn

Mengusung tema IDI Reborn – Berbakti untuk Negeri, Mengabdi untuk Rakyat adalah bentuk darma bakti para anggota IDI sebagai individu, maupun IDI  secara organisasi untuk berbakti pada negeri.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (Ketum PB IDI) Dr. Moh Adib Khumaidi SpOT dalam jumpa pers Pembukaan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) 2022 di IDI Wilayah Jawa Tengah di Kantor Pusat IDI Wilayah Jawa tengah, Jl Taman Gedung Batu 28, Simongan, Semarang Barat, Samping Klenteng Agung Sam Poo Kong, Semarang, Kamis, 19 Mei 2022.

Tahun 2022 ini, Jawa Tengah terpilih menjadi tuan rumah pembukaan HBDI Ke-114 yang dipusatkan di Kota Pati. Pada HBDI Ke-114, IDI  menyelanggarakan serangkaian kegiatan kesehatan sosial di seluruh Indonesia.

“Ada banyak karya nyata IDI dalam pembangunan kesehatan Indonesia,” jelas Dr. Adib.

Dari masa ke masa, lanjut dia, IDI  menginisiasi dan merealisasi segala bentuk program, terobosan maupun regulasi kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indonesia menuju masyarakat sehat dan sejahtera.

“Hal ini adalah bentuk darma bakti para anggota IDI  sebagai individu maupun IDI secara organisasi untuk berbakti pada negeri,” ujarnya.

Dr. Moh Adib Khumaidi SpOT menambahkan bahwa tahun 2022, peringatan HBDI Ke-114 mengambil tema “IDI Reborn – Berbakti Untuk Negeri, Mengabdi Untuk Rakyat.”

“IDI Reborn adalah bentuk lahirnya dokter Indonesia dengan wajah baru yang mampu berkomunikasi dengan lebih cerdas, lebih efektif, dan lebih inovatif, tanpa melupakan pondasi dasar dan ideologi sebuah profesi,” tegas Moh. Adib Khumaidi.

IDI Reborn merupakan rekam jejak darma bakti dokter Indonesia dari masa ke masa sudah tidak diragukan lagi, dokter-dokter Indonesia selalu Bbersama Barisan Rakyat Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman, tidak hanya di bidang kesehatan namun juga di berbagai lini kehidupan.

Perkembangan digital yang begitu cepat, membuat layanan kedokteran yang dulu dipahami sebagai profesi yang sarat dengan nilai altruistik.

Provinsi Jawa Tengah terpilih sebagai tempat pembukaan pelaksanaan HBDI Ke-114 ini, dimana Kecamatan Sukolilo – Kabupaten Pati yang menjadi pembuka serangkaian kegiatan HBDI yang dilakukan di seluruh IDI Wilayah dan IDI  Cabang.

“Setiap IDI wilayah dan IDI cabang secara serentak melaksanakan kegiatan terkait HBDI dengan kegiatan promotif dan refentif Kesehatan kepada masyarakat, utamanya dengan menggerakkan program peningkatan kewaspadaan dan pencegahan baik itu individu maupun dalam kelompok dan komunitas. Walaupun penyebaran Covid19 sudah terlihat mulai dapat dikendalikan, namun masyarakat diharapkan tetap menjaga protokol kesehatan yang telah dilaksanakan selama masa pandemi,” jelas dr Djoko Handoyo, SpB(K)Onk, Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah.

Kegiatan kuratif dapat dilaksanakan sebagai bentuk upaya Kesehatan mencegah suatu penyakit menjadi lebih parah dengan pengobatan, terutama dalam penanganan penyakit degeneratif yang selama kurun waktu dua tahun terakkhir menjadi terabaikan selama pandemic Covid, sehingga masyarakat dapat kembali mendapatkan pelayanan dalam penanganan penyakit tersebut.

Dijelaskan oleh Dr dr Cahyono Hadi, SpOG(K), Ketua Panitia HBDI Jawa Tengah 2022 yang juga merupakan Ketua IDI Cabang Pati, bahwa Kegiatan HBDI Ke-114 yang dilakukan di Pati antara lain dengan Gerakan Masyarakat Sehat pada Daerah Pesisir yang umumnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumur, jamban, dan air bersih.

Selain itu ada kegiatan lainnya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat seperti sunatan masal, donor darah, skrining Kesehatan pada anak, ibu hamil dan lansia, serta operasi katarak, dan lain-lain.

Melalui HBDI Ke-114, dokter Indonesia dalam naungan IDI, bersama rakyat Indonesia mencoba memformulasikan kembali, berkolaborasi dan menentukan langkah-langkah strategis bersama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat tanpa melupakan kearifan lokal yang ada.

Kemampuan untuk berkolaborasi dan senantiasa bersinergi dengan program pemerintah adalah elemen kunci untuk membentuk masyarakat yang mandiri dan madani.

Program menjaga lingkungan, pengadaan jamban dan sanitasi di tiap rumah tangga dan pembentukan pola hidup yang sehat dan produktif menyokong ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang tangguh di masa depan.

Terlebih di masa pandemi yang masih dihadapi bersama, IDI dengan segenap anggotanya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, tanpa pamrih melayani masyarakat Indonesia dengan segala upaya, tenaga, waktu bahkan nyawa.

Di keadaan lapang maupun sempit, pun di situasi mudah maupun sulit, darma bakti dokter anggota IDI senantiasa melayani rakyat Indonesia demi derajat kesehatan yang lebih baik.

Pengabdian yang berkelanjutan inilah menjadi wujud komitmen dan integritas dokter-dokter Indonesia dalam membangun negeri, mengabdi pada Ibu pertiwi.

Sumber : portalpekalongan.com