PPH Bagi Dokter
Bersama ini disampaikan Surat Edaran dari PB IDI.
No:3774/PB/A.3/04/2009
Perihal:PPH Bagi Dokter
Demikian untuk menjadi perhatian.
Open House Program Magister dan Doktor Ilmu Biomedik FKUI
Dengan mengusung tema "Kemandirian Biomedik Meningkatkan Daya Saing Kedokteran Indonesia di Kancah Internasional", Program Magister dan Doktor Ilmu Biomedik FKUI suskes melangsungkan acara Open House. Prof. der soz. Gumilar Rusliwa Soemantri, selaku Rektor UI membuka secara langsung acara Open House ini di lobi bawah FKUI pada hari Rabu, 18 Maret 2009. Pembukaan acara Open House ini juga dihadiri oleh Direktur Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen DIKTI), Prof. Dr. Fasli Djalal, PhD.
Open House ini juga menggelar Presentasi mengenai profil Program Magister dan Doktor Ilmu Biomedik FKUI serta Pameran Poster Penelitian dan Pendidikan pada tanggal 18-20 Maret 2009. Selain itu dalam rangkaian open house ini, diselenggarakan pula Pertemuan Ketua Program Studi Ilmu Biomedik se-Indonesia dan hasil pertemuan akan disampaikan pada dewan legislatif dan eksekutif pasca pemilu mendatang, "karena sumber daya manusia yang dimiliki tidak kalah, bahkan sangat baik jika dibandingkan dengan luar negeri" demikian yang diungkapkan oleh Wakil Dekan FKUI, Prof. Dr. Pratiwi P Sudharmono, SpMK, PhD. Diharapkan Ilmu Biomedik mampu bersaing di kancah bukan hanya regional tapi juga internasional.
Prof. Pratiwi menambahkan, bahwa saat ini pembangunan kesehatan hanya berorientasi pada pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pemerintah dan swasta berlomba-lomba untuk membangun rumah sakit-rumah sakit mewah. Berbagai teknologi canggih diadakan oleh rumah sakit tersebut. Jelas teknologi yang dihadirkan merupakan teknologi mahal dan semuanya diimpor. "Ini menunjukkan bahwa kita sebagai bangsa hanya berperan sebagai penikmat teknologi bukan sebagai pencipta teknologi. Hal ini seharusnya direformasi. Oleh karena itu selayaknya pemerintah kedepan harus juga memikirkan bahwa pengembangan ilmu dasar (biomedik) merupakan suatu hal yang penting sehingga kita bukan saja menjadi penikmat teknologi tetapi juga pembuat teknologi tersebut," ujar Prof. Pratiwi.
FKUI Tambah Dua Guru Besar Tetap
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menambah dua guru besar tetap yaitu Prof Dr dr Amir Sjarifuddin Madjid, SpAnKIC dalam Ilmu Anestesiologi dan Prof dr Wiwien Heru Wiyono, PhD SpP(K) dalam bidang Pulmonologi dan Respirasi yang dikukuhkan oleh Rektor UI Prof Dr der Soz Gumilar Rusliwa Somantri.
Prof. Dr. dr. Amir Sjarifuddin Madjid, SpAn (K) dalam pidato pengukuhannya yang mengambil tema "Gangguan Tidur di Intensive Care Unit, Permasalahan dan Pemecahan di Masa Depan" mengatakan, bahwa tidur merupakan proses penting yang dialami oleh semua mahluk hidup. Tidur adalah suatu keadaan fisiologis yang dibutuhkan manusia tiap hari untuk memperbaiki dan memulihkan fungsi tubuh. Secara khas, manusia beradaptasi dengan suatu pola sirkadian 24 jam, ketika malam hari tiba mereka tidur dan bangun pada waktu siang hari. Internal clock (pola sirkadian) 24 jam ini dipertahankan oleh faktor lingkungan, terutama paparan cahaya, yang mempengaruhi sekresi melatonin pada malam hari. Beberapa fungsi fisiologi dan biokimia tubuh mengikuti pola sirkadian ini. Pada individu normal, latensi tidur biasanya terjadi kira-kira 10-20 menit dan tidur rata-rata berlangsung selama 6-9 jam, walaupun ada variabilitas yang mungkin bermakna diantara individu. Kondisi ini tentu berbeda pada pasien-pasien sakit kritis yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU), disatu sisi mereka membutuhkan pengobatan dan intervensi terapi yang berlangsung 24 jam sehari tanpa henti, disisi lain mereka memerlukan istirahat tidur untuk memulihkan fungsi tubuh.
Dari Promosi Doktor : Dr. Murdani Abdullah, SpPD KGEH Peran NF-kB dan COX-2 Serta Hubungan dengan Karakteristik Klinikopatologis
Kanker kolorektal (KKR) merupakan kanker keempat terbanyak di dunia dan menempati kedua terbanyak di Amerika Serikat. Rata-rata usia penderita KKR di Amerika Serikat adalah 67 tahun. Namun demikian insidensi KKR tampaknya meningkat cepat di Negara Asia dalam beberapa dekade terakhir. Menurut kepustakaan Barat, prevalensi KKR pada usia di bawah 50 tahun adalah 2-8%. Penderita KKR di Indonesia menunjukkan proporsi yang lebih besar. Di Jakarta misalnya, usia di bawah 45 tahun terdapat pada 47,85% kasus.
Demikian dikatakan Dr. Murdani Abdullah, SpPD kepada wartawan, dalam mempertahankan disertasinya untuk mendapatkan gelar doktornya dalam ilmu Epidemiologi Universitas Indonesia di Jakarta (2/3) yang mengambil judul disertasi Jalur Inflamasi pada Karsinogenesis Kolorektal Sporadik di Indonesia.
Dr. Murdani mengatakan, peran petanda inflamasi enzim cyclooxygenase-2 (COX-2) dan faktor transkripsi nuclear factor-kB (NF-kB) belum banyak diteliti diantara penderita kanker kolorektal (KKR) di Indonesia yang mungkin berbeda karakteristiknya dibandingkan pasien di negara-negara maju, seperti usia muda dan non-familial.
LOWONGAN DOKTER SPESIALIS
Lowongan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD), Spesialis Bedah (Sp.B), Spesialis Anak (Sp.A), Spesialis Mata (Sp.M), Spesialis Anestesi (Sp.An) dan Spesialis Radiologi (Sp.Rad) di RSUD Natuna.
HOSPIMedica Asia 2008 - Singapore
HOSPIMedica Asia 2008 - Singapore 7th International Exhebition on Hospital, Diagnostic, Pharmaceutical, Medical and Rehabilitation Equipment and Supplies, held on 17 - 19 September 2008 in Suntec, Singapore. Further information attached. Redaksi Idionline
International Seminar On New Paradigm Of Drug Interactions
Venue : The Seminar will be held at Hotel Sari Pan Pacific, Jl. MH. Thamrin 6. Thursday, August 7th, 2008.
Profil Keamanan Terapi Statin
Obat-obat golongan statin digunakan secara luas untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian-penelitian besar memperlihatkan kemampuan statin dalam menurunkan risiko kematian karena kardiovaskular, infark miokard nonfatal, stroke dan menurunkan perlunya tindakan revaskularisasi.
Informasi Dari PUSKI : Pemberitahuan Penipuan Rekening Diklat USG
Sehubungan dengan telah terjadinya penyalahgunaan/penipuan nama Diklat USG/LPUK-USG PUSKI yang ditujukan kepada Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam, terutama yang belum pernah mengikuti Diklat USG PUSKI, ...
Peranan Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia
dalam Melakukan Perubahan Untuk Mencapai Keadilan. Salah satu cara untuk menanggulangi HIV/AIDS adalah dengan melibatkan orang terinfeksi HIV dalam program penanggulangan dan pencegahan HIV/AIDS. Mereka diharapkan dapat memberikan masukan untuk memperbaiki masalah struktural terkait HIV dan AIDS.


